Langsung ke konten utama

Sajak 1


Semusim dan Semusim Lagi


Daun retak tengah menggembur bersama sulur takdir
Menyatu lenyap mengukir
Tandus mencipta hara
Dan harap pun tumbuh setelah cinta mati
Kau dan aku
Sejenak mari kita bicara tentang hujan
Yang entah kapan singgah
Rindu kita punah
Memudar membujur bentuk pelangi
Hilang diterjang guntur bernama masa lalu

Apakah abad-abad akan kembali
Pada muara kasih
Sayang menyisa, sepi datang
Semusim dan semusim lagi
Berharap dan berdoa untuk kesekian kali
Menegur dan sholat kembali
Runtuh dan kemudian sadar kembali

Hidup adalah elegi
Dan ajal merupa ode abadi
Semusim dan semusim lagi
Setelah mati, kehidupan akhirat menanti ....

Cirebon, 9 Juni 2013
___________________________
Dimuat di Forum Dialektika Cirebon, Juni 2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

D3 Bahasa Inggris Polban

[Review] Rahasia Tergelap by Lexie Xu

Review Novel ‘I am Yours’ Karya Kezia Evi Wiadji

Sinopsis Awalnya Amelia dijadikan sasaran empuk Alex. Playboy itu menginginkan Amelia menjadi pacarnya karena gadis itu mungil dan tampak energik. Sahabat Alex, David selalu setuju dan memaklumi temannya yang buaya darat itu, ia percaya bahwa kali ini Alex tidak akan bertingkah lagi. Karena sebenarnya David pun mencintai Amelia, melebihi Alex, melebihi perkiraan Amelia yang sebenarnya. Dalam usahanya menjadikan Amelia pasangannya, Alex selalu mengajak David, dan Amelia selalu mengajak sahabatnya Sandra yang diam-diam sepertinya mencintai David. Detik berlalu, menit berganti, dan tentu saja ada yang berubah, ada yang mengalami proses dengan cepat. Alex kini resmi menjadi pacar Amelia.             Namun, dalam prosesnya lama-kelamaan Amelia tidak senang dengan kehadiran Alex lagi. Saat ia tahu ada seseorang yang mengandung benih Alex, ia juga dihadapkan pada perasaan hangat David yang datang dengan sangat tepat—saat cintanya berubah jadi benci pada Alex. Sanggupkah Amelia memilih di antara…